Cat-1

Cat-2

Cat-3

Cat-4

Latest Posts

Pada dasarnya bugs Cracking IndiHome: Menambah STB UseeTV bebas biaya tanpa berlangganan bulanan ini saya sudah ketahui sejak lama tetapi tidak saya buka secara public dan saya pribadi pun sebelum ini juga tidak menggunakannya, karena selain perangkat televisi dirumah hanya ada satu buah saja, dikarena kami bukan tipikal keluarga yang addicted dengan televisi.


Akan tetapi karena kecurangan yang dilakukan telemarketing IndiHome baru-baru ini kepada saya, dalam hal ini UseeTV yang dengan secara kurangajar mengaktifkan Add On (subscribe) pada beberapa channel tertentu TANPA ijin kepada saya, maka dengan senang hati saya membuka trik dari bugs ini secara terbuka, paling tidak Telkom dalam hal ini Indihome merasakan bagaimana dikurangajarin secara sepihak.

Bagaimana kurangajarnya telemarketing Indihome kepada saya? Dan bagaimana saya bisa tahu bahwa telemarketing Telkom melakukan kecurangan ini?
Okay, kita tahu, bahwa untuk menambah Add On (subscribe) pada channel UseeTV harus memasukkan password dan konfirmasi OTP melalui SMS ke nomor HandPhone pemilik (ditambah handPhone saya berikan dual password untuk menggunakannya, yaitu tapping dan scan sidik jari), JIKA hal ini dilakukan oleh pelanggan. Apalagi JIKA Anda mengaktifkan Parental Control pada STB maka hal ini tidak mungkin dari sisi pelanggan secara tidak sengaja, hanya Superuser yang bisa melakukan skipping (melewati) tahapan tanpa konfirmasi OTP tanpa konfirmasi Parental Control.

Dan saya mengetahui hal ini ketika akan membayar tagihan Indihome dan saya menemui tagihan yg membesar tidak seperti bulan-bulan sebelumnya padahal isolir (keterlambatan) sudah dibayar, justru tagihan malah lebih besar dibanding ketika masa isolir sebelumnya dikarenakan isolir akan mengenakan denda sebesar 5% dari total tagihan.

*Note:
  • • Bugs ini pernah saya laporkan ke pihak Telkom pada 5 February 2019, tapi ditanggapi out of topic oleh Customer Service @TelkomCare malah saya disuruh restart modem LOL.



  • • Komplain saya atas kecurangan telemarketing Indihome PUN ditanggapi kurang memuaskan, bahwa saya meminta unsubscribe hanya diberikan tiket pengaduan dan tidak segera di matikan.


  • • Bahwa beban biaya atas penambahan Add On channel yang tidak saya inginkan tetapi atas kecurangan dan kelicikan telemarketing Indihome tetap ditanggungkan kepada saya.

Yang wajib diketahui pertama-kali sebelum kita setup adalah, yakinkan paket Telkom Indihome sampeyan HARUS bundling dengan TV cable (USeeTV).
Jadi kalau langganan internet Indihome sampeyan 2P1 (Dual Play) antara internet dan telepon saja maka bugs ini TIDAK BISA digunakan.

Bugs ini bisa digunakan pada paket apa saja?
  • • Paket 3P (Triple Play) Internet + Telephone + UseeTV
  • • Paket 2P2 (Dual Play) Internet + UseeTV
  • • Paket 3P Gamers (Triple Play Gamers) Internet + Telephone + UseeTV
  • • Paket 2P2 Gamers (Dual Play Gamers) Internet + UseeTV

Secara default, untuk menambah fitur STB (Set Top Box) UseeTV IndiHome pelanggan akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 80,000 per STB per bulan. Mahal yak?! Misal dalam satu rumah Anda ada 4 kamar saja dan masing-masing kamar ingin dipasang TV USeeTV, jadi paling tidak akan keluar biaya tambahan Rp. 80,000 x 4 per bulan.

Sampeyan punya kos-kosan? nah fitur ini sangat bermanfaat buat menambah betah anak kos buat tinggal dan ngontrak di kosan sampeyan. Tiap kamar akan memiliki fitur TV cable dan channel bisa di kontrol oleh mereka sendiri. Mangtabs bener.

Apa aja yang dibutuhkan?!
  1. Wajib: STB (Set Top Box) Indihome untuk tambahan secukupnya tergantung kebutuhan sampeyan mau menambah berapa STB lagi? satu? dua? lima? sepuluh? BISA!
    Dimana beli STB Indihome? Tokopedia, Bukalapak, OLX, Kaskus banyak, ada yang bekas malah ada banyak yang masih baru, plastikan. Diutamakan STB Indihome yang sampeyan beli BUKAN versi rooting atau sudah dioprek, lebih worthied JIKA memang bekas dari pelanggan yang sudah tidak dipakai lagi kemudian dijual.
  2. Optional: Wifi Repeater dan atau modem bekas yang support untuk repeater.
    Jika menggunakan repeater, usahakan antara repeater terkoneksi kabel RJ45 ke modem utama. Dikarenakan jika menggunakan WIFI bridging akan mengurangi performa wifi bahkan suka lag atau lemot.

Sebagaimana kita ketahui, semua setting modem internet Indihome yang memiliki paket TV cable (UseeTV) menggunakan LAN 4 pada modem dengan setting default Router (bukan bridge/bridging) penghubung antara modem dan STB (Set Top Box) TV cable.

Login pada modem melalui browser, gunakan SUPERUSER login dan password BUKAN user admin dan password local.
User: Support
Password: theworldinyourhand

atau:

User: telecomadmin
Password: admintelecom

Kemudian kita masuk pada bagian LAN (Local Area Network)

LAN » LAN Port Work Mode
tambahkan centang pada setting Port LAN 4



Kemudian simpan (APPLY)

LAN 4 --> AP IP Statis --- (wifi) ---> STB IP statis (Static)

Lalu kita beralih ke setup perangkat STB-nya,
Diawali pada konfigurasi IP pada STB utama dahulu (bukan STB tambahan).

Konfigurasi IP samakan dengan ketika setting pake LAN

Pada STB setting IP adalah manual statis (Static), bukan DHCP (DHCP mengenerated IP dinamis mengikuti kekosongan slot terdekat), bedakan digit terakhir (buntut/ekor) IP aja... Gateway dan DNS tetap sama.
Misalkan IP STB utama: 192.168.100.102
maka STB selanjutnya (lainnya) adalah 192.168.100.103

*Saya sengaja menggunakan IP dengan ekor yang besar guna menghindari konflik JIKA ada device lain seperti handphone, laptop dll yg masuk ke Wifi dikarenakan auto connect modem secara default menerapkan konsep DHCP (Static IP). Selain itu untuk juga untuk mempermudah management IP.

Jadi dari modem ke AP menggunakan mode Bridge

LAN 4 - AP ---- Repeater - STB
Jika sampeyan menggunakan Wifi repeater untuk penguat sinyal, terutama untuk kos-kosan, koneksikan Wifi repeater (modem router repeater) pada LAN 3 modem. Settingan repeater tidak mengalami perubahan apapun hanya diperlukan utk mengkoneksikan antara STB ke AP menggunakan Wifi.

Seperti yang saya bilang diatas, bahwa koneksi untuk tambahan STB ini TIDAK menggunakan jaringan LAN 4 seperti standard setting IndiHome, tapi menggunakan Wifi untuk STB-STB tambahan selain STB utama yang sudah terkoneksi pada LAN 4 sebelumnya.

Redux Framework Warning
select2-css CDN unavailable. Some controls may not render properly. Please wait a few minutes, then try refreshing the page. Unable to load some remotely hosted scripts..

Redux Framework Warning
select2-js CDN unavailable. Some controls may not render properly. Please wait a few minutes, then try refreshing the page. Unable to load some remotely hosted scripts..

Redux Framework Warning
ace-editor-js CDN unavailable. Some controls may not render properly. Please wait a few minutes, then try refreshing the page. Unable to load some remotely hosted scripts..

options Redux theme framework memuat beberapa file dari server CDN eksternal daripada memuatnya dari server Sampeyan sendiri untuk meningkatkan kecepatan memuat halaman. Server CDN down dan Sampeyan menemukan error ini, tetapi sebenarnya bisa diperbaiki dengan cepat. Jika pesan error tidak hilang maka server Sampeyan mungkin tidak mengizinkan file dari CDN untuk dimuat/load. Jika ini masalahnya, minta host Sampeyan untuk mengaktifkan ini, tetapi jika mereka tidak bisa, Sampeyan harus meng-host file sendiri.

Untuk melakukan ini, download plugin berikut di https://github.com/reduxframework/redux-vendor-support/archive/master.zip dan instal kemudian aktifkan pada website sampeyan.

Sekarang buka pada lib/inc/theme-config.php dan cari:

'use_cdn' => true,

ubah menjadi:

'use_cdn' => false,

Alternative lain jika cara tadi tidak berjalan adalah dengan cek pada:

Masuk Dashboard WordPress Admin sampeyan:
TOOLS » REDUX FRAMEWORKS » STATUS
Perhatikan pada:

Redux Data Directory Writable

JIKA terdapat error pada informasi tersebut, maka sampeyan tinggal menambahkan folder redux melalui FTP atau Webpanel hosting, dan jangan lupa untuk permission folder redux adalah Directory Writable atau 775 atau 0775.
"Error MySQL Your PHP installation appears to be missing the MySQL extension which is required by WordPress" atau "Instalasi PHP Anda sepertinya kehilangan ekstensi MySQL yang dibutuhkan oleh WordPress" jika instalasi Wordpress sampeyan menggunakan native Bahasa Indonesia.

Hal ini terjadi dikarenakan modul MySQL sampeyan tidak ter-load.

Kok bisa? padahal setelah cek wp-config.php dimana setting database name, database username dan database password udah benar dan tepat, bahkan sampai meng-upload ulang wp-config.php yang baru bahkan CMS baru yg di download langsung dari sources release archive Wordpress.org, sedangkan kondisi server up-time nggak ada masalah atau bahkan website lain yang berada pada server yang sama bahkan setting-an yang sama juga nggak ada permasalahan alias semuanya baik² saja.

Tenang, sampeyan nggak perlu khawatir, saya akan berbagi cara mengatasinya.

Login pada webpanel dashboard website sampeyan yang biasanya salah kaprah menjadi cPanel karena biasanya dan kebanyakan menggunakan shared hosting yang memang memiliki atau menggunakan cPanel, padahal ada banyak sekali webpanel seperti Kloxo, Webuzo by Softaculous dan masih banyak lagi. Akan agak ribet jika sampeyan menggunakan VPS unmanage non-panel alias semuanya menggunakan command via SSH :P

Setelah login di cPanel sampeyan, maksud saya webpanel, kemudian cari pilihan menu Select PHP Version.

Lalu ubah versi PHP sampeyan. Misalnya ke 5.6 atau ke yang lebih rendah dari versi PHP yang sedang berjalan saat ini.

Biasanya dan kebanyakan kejadian Error MySQL Your PHP installation appears to be missing the MySQL extension which is required by WordPress dikarenakan versi PHP yang di pilih terlalu tinggi sehingga tidak kompatibel dengan versi Wordpress yang sedang digunakan.

Yang perlu diketahui bahwa pada versi WordPress 4.1.x menuntut versi PHP 7.x, beberapa script atau plugins yang menggunakan PHP versi dibawahnya akan sering terjadi error, tidak berjalan, bahkan nggak jarang kita temukan error-log yang membesar dari hari-ke-hari. Dan ini juga harus diimbangi dengan versi SQL yang berjalan pada server yang kita gunakan, kalo nggak imbang ya jadinya pincang antara versi WordPress yang berjalan, versi PHP dan versi MySQL yang terinstall pada server kita.

Shared Hosting biasanya nggak terlalu memperhatikan khususnya pada bagian versi MySQL yang berjalan dan digunakan. Jadi solusi termudah untuk menghindari masalah ini muncul adalah; kurangi kebiasaan rajin² untuk mengupdate versi WordPress :P saya bahkan sampai hari ini sangat setia dengan WordPress versi 3.x - 3.8.

Untuk menghindari auto-update WordPress dan theme serta plugins juga sangat mudah, tinggal tambahkan script dibawah ini pada file wp-config.php

define( 'WP_AUTO_UPDATE_CORE', false );
define( 'AUTOMATIC_UPDATER_DISABLED', true );

Sebelumnya, pastikan dahulu bahwa pembukaan file .htaccess berisi 2 baris code di bawah ini yang memungkinkan modul Apache untuk menulis ulang URL, kemudian letakkan pengalihan di bawah script tersebut:
Options +FollowSymLinks
RewriteEngine On

Mengalihkan pada domain yang sama: Menggunakan file .htaccess pada root server website sampeyan dan mengarahkan satu halaman ke halaman yang lain adalah:
RewriteRule ^url-string-to-redirect$ http://www.domain.com/your-new-url-string [R=301,L]

atau

Redirect 301 /path/to-old-url http://www.domain.com/path/to-new-url

Cara mengalihkan konten dari sebuah direktori tertentu ke direktori baru yang lain menggunakan cara di bawah ini:
RewriteRule ^subdirectory/(.*)$ /directory-lama/$1 [R=301,NC,L]

Cara mengalihkan konten dari sebuah direktori tertentu ke webserving root/domain root:
RewriteRule ^subdirectory/(.*)$ /$1 [R=301,NC,L]

Cara mengalihkan konten subdirektori ke domain lain tapi di subdirektori yang sama:
Redirect 301 /subdirectory http://www.domain-baru.com/subdirectory

Text2Images Class adalah script PHP sederhana tapi sangat berguna untuk menghasilkan gambar dari string teks yang menggunakan jenis True Type Font (ttf).

Script ini memiliki beberapa kegunaan yang sederhana seperti pengganti untuk JavaScript cufon library ketika JavaScript tidak tersedia, pengganti Flash berbasis teks, atau menampilkan alamat email tetapi tidak dapat di crawling oleh spider atau bot crawler ataupun spambot.

Dari sisi security hal ini sangat membantu untuk mengurangi kemungkinan alamat email, nomer HP, nomer WhatsApp Sampeyan diambil/collecting oleh spambot/web crawler/grabber untuk disalahgunakan atau untuk email sampah (spam email).

Bagaimana cara menggunakan Text2Images Class ini?
Ada banyak cara Sampeyan dapat menggunakan fungsi ini, antara lain;
  • Dynamic Images Generation
  • include class - Image HTML Code Generation
  • include class - PHP Image Resource

Sebelum kita menetapkan untuk berfungsi, Sampeyan perlu untuk menyesuaikan dan memastikan beberapa pengaturan default/utama. Sampeyan dapat menemukan pengaturan default dalam membangun fungsi class, ada 4 hal yang (kemungkinan) akan paling sering dibutuhkan untuk tujuan spesifik Sampeyan.

System yang dibutuhkan:
  • Apache Web server (recommended) or IIS
  • PHP version 4.3 or greater
  • PHP extension GDLib

<?PHP
$this->set['fontName'] = 'ChampagneAndLimousines'; // preferred TTF font
$this->set['fontSize'] = 30; // preferred font size
$this->set['fontColor'] = 6; // preferred font color
$this->set['userKey'] = md5('text2images'); // md5 sign of parameters
?>

3 Pengaturan standar font dapat ditimpa secara dinamis saat men-generate gambar, Semua pengaturan default lainnya dan userKey tidak dapat diperbarui secara dinamis.
  • fontName: ini harus disetting ke font True Type (TTF) tanpa ekstensi (.ttf).
  • fontSize: ukuran font.
  • fontColor: merupakan kode warna heksadesimal yang menunjukkan warna teks.

Sedangkan userKey digunakan seperti kata sandi, skrip ini menggunakan otorisasi berbasis MD5 untuk menghindari pembuatan gambar oleh pengguna yang tidak sah.

Dynamic Images Generation
Cara yang termudah untuk menggunakan skrip ini adalah memanggil class secara dinamis. Dynamic Images Generation ketika peringkat gambar dilakukan dengan cepat. Naskah Teks To Images ini akan memberikan gambar PNG dinamis ke browser kapan pun diminta.

Untuk menghasilkan gambar dengan teks 'Hello World' menggunakan font LaurenScript.ttf dengan ukuran 25px dan warna #3aa3ff, maka akan seperti:
<img alt="Hello World" title="Hello World" src="./text2images/text2images.class.php?text=Hello+World&size=25&font=LaurenScript&color=3aa3ff&a=8a3b93b3fc699ab34644e5e376a8df5a" />

Perhatikan parameter 'a = 6c39e9099f6dfebf2f88172cf204e69a'. '6c39e9099f6dfebf2f88172cf204e69a' adalah hasil dari md5 (userkey.'Hello World253aa3ffLaurenScript '): penggabungan userKey, teks, ukuran font, warna font dan nama font.

Sampeyan bisa menggunakan fungsi pembantu untuk mengatur argumen skrip, seperti 'imgParams' di bawah ini:
<?php
// your user key
$userkey = md5('text2images');

// returns parameters
function imgParams($text, $size=null, $font=null,$color=null){
global $userkey;
$p = '?text='.urlencode($text).
(!is_null($font)?'&size='.$size:'').
(!is_null($font)?'&font='.$font:'').
(!is_null($color)?'&color='.$color:'').
'&a=';
return $p.md5($userkey.$text.$size.$color.$font);
}
?>
<img src="./text2images/text2images.class.php<?php echo imgParams('Hello World', 25, 'LaurenScript','3aa3ff');?>" title="Hello World" alt="Hello World">

Include Class - Images HTML Code Generations
Cara kedua untuk menggunakan skrip ini, adalah dengan memasukkan class ke dalam file. Menggunakan dengan cara ini maka Sampeyan tidak perlu mengirim userKey ke skrip dan skrip akan mengeluarkan tag HTML gambar.
<?PHP
include './text2images/text2images.class.php';
$img = new imageText();
$img->imageSettings('example 2', 25,null,'3aa3ff');
echo $img->makeImage('html');
?>

Include Class - PHP Images Resource
Cara terakhir adalah dengan memunculkan pada PHP Images Resource, sehingga Sampeyan dapat menggunakan gambar dengan skrip gambar php lainnya tanpa harus membuka kembali gambar dari disk.
Contoh di bawah ini menunjukkan bagaimana Sampeyan dapat menggunakan untuk memutar gambar:
<?PHP
include './text2images/text2images.class.php';
$img = new imageText();
$img->imageSettings('example 3', 25,'ChampagneAndLimousines','3aa3ff');
$im = $img->makeImage('resource');

$im = imagerotate($im, $degrees, 0);
imagealphablending($im, true);
imagesavealpha($im, true);
header('Content-type: image/png');
imagepng($im,'text2images.png');
?>
WordPress menambahkan dukungan untuk pembaruan otomatis sejak versi 3.7 yang memungkinkan WordPress mengupdate secara otomatis pada setiap minor update. Nah, masalah umum saat memperbarui terutama bagi pengguna shared hosting adalah proses pembaruan mungkin stuck bahkan mandeg -_-, dan meninggalkan situs sampeyan dalam mode maintenance dan tidak dapat diakses. Pada artikel ini, saya akan menunjukkan cara memperbaiki kesalahan "Briefly Unavailable for Scheduled Maintenance Error" pada WordPress.

Kenapa Harus Pake Acara Schedule Maintenance Error?
Halaman mode maintenance secara teknis bukan merupakan kesalahan. Ini adalah halaman pemberitahuan. Selama proses update berlangsung, WordPress mendownload file update yang diperlukan ke server sampeyan, mengekstraknya, dan menginstal file baru. WordPress juga menempatkan situs sampeyan pada mode perawatan dan menampilkan pemberitahuan "Briefly unavailable for scheduled maintenance" selama proses berlangsung.

Jika semuanya berjalan normal, maka pemberitahuan ini mungkin hanya akan ditampilkan beberapa detik saja. Namun, terkadang karena respons lambat server web atau memori rendah, script pembaruan menjadi sangat lemot atau terganggu. Bila ini terjadi, WordPress tidak dapat slot untuk mengalihkan situs sampeyan dari mode maintenance.

Cara Memperbaiki Briefly unavailable for scheduled maintenance di WordPress
Hal pertama yang harus sampeyan pastikan adalah situs sampeyan diperbarui dengan benar ke versi WordPress terbaru. Pembaruan yang belum selesai atau terputus dapat menyebabkan masalah saat situs sampeyan keluar dari mode maintenance.

Setelah sampeyan memperbarui WordPress, yang harus sampeyan lakukan adalah menghapus file .maintenance dari folder akar situs sampeyan menggunakan FTP atau dari webpanel. Jika sampeyan tidak dapat melihat file .maintenance di direktori root situs sampeyan, pastikan dulu sampeyan cek klien FTP untuk menampilkan file tersembunyi. Di Filezilla, sampeyan dapat memaksanya untuk menampilkan file tersembunyi dengan mengklik Server » Force yang menunjukkan file tersembunyi dari bilah menu.

WordPress membuat file .maintenan selama proses update yang menunjukkan bahwa situs sampeyan berada dalam mode perawatan. Kecuali jika file ini dihapus, situs sampeyan akan tetap berada dalam mode perawatan dan pengguna sampeyan akan terus melihat notifikasi.

Cara Mengkustom Maintenance Mode Notification
Solusi yang lebih mudah untuk menghindari menampilkan pemberitahuan mode perawatan default di WordPress adalah dengan mengalihkan pengunjung ke halaman maintenance sementara di WordPress. Sampeyan harus meletakkan situs sampeyan dalam mode maintenance sebelum memperbarui atau melakukan modifikasi yang sementara membuat situs sampeyan tidak dapat diakses oleh pengunjung.

Namun, jika sampeyan tidak ingin secara manual memasukkan situs ke mode update, sampeyan bisa membuat halaman mode maintenance di WordPress tanpa menggunakan plugin. Cukup buat file baru maintenance.php di desktop dan paste kode ini di dalamnya.
contoh:



We are updating the site, please check back in 30 minutes.




script:
<?php
$protocol = $_SERVER["SERVER_PROTOCOL"];
if ( 'HTTP/1.1' != $protocol && 'HTTP/1.0' != $protocol )
$protocol = 'HTTP/1.0';
header( "$protocol 503 Service Unavailable", true, 503 );
header( 'Content-Type: text/html; charset=utf-8' );
?>
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<body>
<h1>We are updating the site, please check back in 30 minutes.</h1>
</body>
</html>
<?php die(); ?>
Upload file ini ke direktori wp-content situs WordPress sampeyan. Sekarang setiap kali sampeyan memperbarui situs sampeyan, maka WordPress akan menampilkan halaman ini selama mode perawatan. Sampeyan juga bisa lho menggunakan custom CSS untuk halaman ini.
Fast response time yang cepat bukanlah satu-satunya perhatian sampeyan saat merancang sebuah website. Jika ya, maka sampeyan akan menerapkan peraturan #1, mengurangi permintaan HTTP untuk meningkatkan kecepatan situs, ke ekstrem dan tidak menempatkan gambar, script atau stylesheet CSS apa pun pada halaman website sampeyan.

Add Expires Header & Optimize Cache-Control

Seperti yang mungkin sudah sampeyan ketahui, Google sangat terobsesi dengan kecepatan website sampeyan, dan mengingat bahwa website berbasis database dinamis saat ini memiliki reputasi untuk waktu pemuatan yang cukup lambat.

Cara yang bagus untuk mulai meningkatkan kinerja situs web Anda adalah dengan menetapkan Far-Future Expiration-Date untuk berbagai file dalam website sampeyan.

Optimasi Cache-Control untuk meningkatkan Site Speed

Solusi terbaik untuk memperbaiki caching pada semua platform browser adalah dengan menggunakan rangkaian Expires Header dengan arahan 'ExpiresDefault', seperti yang ditunjukkan pada script di bawah '# Default Directive'

Menambahkan Expires Header & Mengoptimalkan Cache-Control, akan menentukan tanggal kedaluwarsa untuk semua bentuk gambar, JavaScripts dan stylesheet CSS, sehingga browser Anda dapat menyimpan file-file ini untuk digunakan pada kunjungan halaman web berikutnya.

Browser menggunakan cache ini untuk mengurangi jumlah permintaan HTTP yang membuat halaman web dimuat lebih cepat. Server web menggunakan Expires Header untuk memberi tahu klien web bahwa ia dapat menggunakan salinan komponen saat ini, yang tersimpan di history browser sampeyan hingga waktu yang ditentukan untuk expired/kadaluwarsa.

Pada permintaan selanjutnya browser akan memeriksa cache untuk mengetahui apakah komponen sudah kadaluarsa. Jika komponennya tidak berubah, server asal akan menghindari pengiriman seluruh komponen dan malah mengirim kembali beberapa header yang memberitahukan browser untuk menggunakan komponen pada history browsernya.

CONTOH: Pertama kali browser memuat sebuah halaman web, file tersebut akan memuat file yang diperlukan untuk tampilan, fungsionalitas halaman (misal; gambar, stylesheet dan script), ke dalam cache-nya.

Untuk kunjungan halaman berikutnya atau yang akan datang, maka browser akan memeriksa Expires Header untuk setiap file, dan akan memuat apapun yang belum kedaluwarsa, langsung dari cache, jadi akan mempercepat waktu respon sebuah halaman web.

Expires Header – Optimasi Cache-Control menggunakan Mod_Expires

Metode konvensional untuk menyesuaikan cache-control Apache menggunakan expires-module (Server language) mod_expires. Setelah mod_expires diaktifkan di file konfigurasi utama (httpd.conf di server sampeyan), mod_expires dapat dikonfigurasi menggunakan 3 perintah mod_expires: ExpiresActive, ExpiresByType, dan ExpiresDefault.

Metode ini paling baik terletak di dalam file httpd.conf di server sampeyan, namun juga bekerja dengan baik bila disertakan dalam file root .htaccess.

Bahwa Google sangat terobsesi dengan kecepatan sebuah website, dan script sederhana ini adalah salah satu solusi dari banyak peningkatan kinerja website sampeyan, dibawah ini adalah cara termudah bagi sampeyan untuk menyalin dan menambahkan script file .htaccess website sampeyan untuk meningkatkan kecepatan situs web.

# Optimize cache-control
<IfModule mod_expires.c>
ExpiresActive on
ExpiresDefault "access plus 1 month"
ExpiresByType image/gif "access plus 1 month"
ExpiresByType image/png "access plus 1 month"
ExpiresByType image/jpg "access plus 1 month"
ExpiresByType image/jpeg "access plus 1 month"
ExpiresByType text/html "access plus 3 days"
ExpiresByType text/xml "access plus 1 seconds"
ExpiresByType text/plain "access plus 1 seconds"
ExpiresByType application/xml "access plus 1 seconds"
ExpiresByType application/rss+xml "access plus 1 seconds"
ExpiresByType application/json "access plus 1 seconds"
ExpiresByType text/css "access plus 1 week"
ExpiresByType text/javascript "access plus 1 week"
ExpiresByType application/javascript "access plus 1 week"
ExpiresByType application/x-javascript "access plus 1 week"
ExpiresByType image/x-ico "access plus 1 year"
ExpiresByType image/x-icon "access plus 1 year"
ExpiresByType application/pdf "access plus 1 month"
<IfModule mod_headers.c>
Header unset ETag
Header unset Pragma
Header unset Last-Modified
Header append Cache-Control "public, no-transform, must-revalidate"
Header set Last-modified "Tue, 1 Oct 2014 10:10:10 GMT"
</IfModule>
</IfModule>
Seringkali kita melihat peringatan "Specify a Vary: Accept-Encoding Header" di Pingdom, GTmetrix, atau Google PageSpeed Insights pada website WordPress sampeyan? Ini adalah header HTTP yang harus disertakan pada setiap respons server, karena ini memberitahukan pada browser apakah server website sampeyan dapat menangani versi konten yang dikompres atau tidak.

Sebagai contoh, katakanlah sampeyan menggunakan browser versi lama tanpa gzip compression dan browser versi terbaru dengan fitur gzip compression. Jika sampeyan tidak menggunakan header Vary: Accept-Encoding, server web atau CDN sampeyan bisa men-cache versi yang tidak dikompres dan mengirimkannya ke browser terbaru secara tidak sengaja, yang pada gilirannya akan merusak kinerja situs sampeyan. Sedangkan dengan menggunakan header Variary Accept-Encoding, sampeyan dapat memastikan bahwa server web dan CDN sampeyan mengirimkan versi yang sesuai.

Tergantung pada alat atau perangkat lunak yang melaporkannya, peringatan tersebut mungkin muncul akan berbeda, antara lain:
  1. “Specify a Vary: Accept-Encoding Header”
  2. The following publicly cacheable, compressible resources should have a “vary: accept-encoding” header


Langkah-langkah di bawah ini tentang cara memperbaiki peringatan "Specify a Vary: Accept-Encoding Header".

Cara memperbaiki "Specify a Vary: Accept-Encoding Header"


Hal pertama yang penting untuk diperhatikan tentang peringatan ini adalah sampeyan hanya dapat memperbaikinya untuk permintaan yang ada di server sampeyan. Jika sampeyan sebagai pihak ke-3 dan sampeyan akan melihat hal ini, tidak ada yang dapat sampeyan lakukan karena sampeyan tidak memiliki kendali atas server web mereka.

Header ini berlaku baik untuk aset WordPress dan permintaan server sampeyan. Untuk aset sammpeyan, jika sampeyan menggunakan CDN, banyak yang sudah menerapkan Vary: Accept-Encoding by default. KeyCDN, Cloudflare, and CloudFront semua sudah memanfaatkan hal ini. Banyak caching plugin WordPress juga sudah menambahkan ini.

Jika dirasa sampeyan masih perlu untuk memperbaiki hal ini, sampeyan akan perlu untuk menambahkan beberapa script untuk server sampeyan.

Memperbaiki "Specify a Vary: Accept-Encoding Header" di Apache


Untuk memperbaiki di Apache, tambahkan script berikut pada file .htaccess root melalui FTP.
<ifmodule mod_headers.c>
<filesmatch ".(js|css|xml|gz|html)$">
Header append Vary: Accept-Encoding
</FilesMatch>
</IfModule>

Memperbaiki "Specify a Vary: Accept-Encoding Header" pada NGINX

Untuk memperbaiki ini di NGINX, tambahkan script berikut ke file konfigurasi sampeyan. Semua konfigurasi file NGINX terletak pada /etc/nginx/directory. File konfigurasi utama adalah /etc/nginx/nginx.conf.
gzip_vary on

Menggunakan Vary: Accept-Encoding header bahkan dapat membantu mempercepat load balance situs WordPress sampeyan karena ini akan memastikan sampeyan menggunakan gzip compression. Dan jika semuanya berjalan dengan baik, dan sampeyan tidak memiliki permintaan pihak ke-3 yang tidak dengan benar menggunakan header, sampeyan harusnya sudah mendapatkan Skor website yang lebih baik pada uji tool seperti Pingdom (seperti terlihat di bawah ini).

Memperbaiki Error Establishing Database Connection pada WordPress | Kesalahan dalam Establishing Database Connection adalah salah satu kutukan yang bisa disebabkan oleh berbagai alasan. Jika sampeyan sebagai newbie WordPress, hal ini sangat membuat frustrasi khususnya saat terjadi sendiri tanpa sampeyan mengubah dan mengutak-atik apapun didalam sistem. Salah satu website saya juga mengalami masalah ini kemarin tanpa saya tahu penyebabnya. Lumayan juga butuh sedikitnya lebih dari 20 menit untuk mendeteksi dan memperbaiki masalah. Sambil mencari-cari dan menemukan kemungkinan penyebabnya.

Pada artikel ini, saya akan menunjukkan cara memperbaiki kesalahan dalam dalam Establishing Database Connection di WordPress.

*Note: Sebelum membuat perubahan pada database, pastikan sampeyan memiliki backup yang cukup terutama SQL.

Mengapa sampeyan mendapatkan error ini?
Singkatnya, Anda mendapatkan kesalahan ini karena WordPress tidak dapat membuat koneksi database. Sekarang alasan mengapa WordPress tidak dapat membuat koneksi database bisa beragam. Bisa jadi kredensial login database Anda salah atau telah diubah. Bisa jadi server database anda tidak responsif. Bisa jadi database anda sudah rusak. Dalam pengalaman saya, sebagian besar kesalahan kali ini terjadi karena beberapa jenis kesalahan server namun mungkin ada faktor lain juga. Mari kita lihat bagaimana mengatasi masalah ini.

Apakah masalah terjadi untuk /wp-admin/ juga?
Hal pertama yang harus dilakukan adalah memastikan bahwa sampeyan juga mendapatkan kesalahan yang sama pada kedua front-end website dan back-end website (wp-admin). Jika pesan kesalahan sama pada kedua halaman "Error establish a database connection", lalu lanjutkan ke langkah selanjutnya. Jika Anda mendapatkan kesalahan yang berbeda pada wp-admin misalnya, sesuatu seperti "One or more database tables are unavailable. The database may need to be repaired", maka perlu memperbaiki database.

Sampeyan bisa melakukan ini dengan menambahkan baris berikut di file wp-config.php Anda. Tambahkan saja sebelum "That’s all, stop editing! Happy blogging" wp-config.php.

define('WP_ALLOW_REPAIR', true);

Setelah Anda selesai melakukannya, Anda dapat melihat pengaturannya dengan mengunjungi halaman ini:
http://www.yoursite.com/wp-admin/maint/repair.php


*Ingat, user tidak perlu masuk log untuk mengakses fungsi ini saat definisi ini ditetapkan. Karena maksud utamanya adalah untuk memperbaiki database yang rusak, User seringkali tidak bisa login saat database corrupt. Jadi setelah selesai memperbaiki dan mengoptimalkan database, pastikan untuk menghapusnya dari wp-config.php.

Jika perbaikan ini tidak memperbaiki masalah atau mengalami masalah dalam memperbaiki masalah, lanjutkan dengan solusi lain.

Cek kembali file WP-Config
WP-Config.php adalah salah-satu file terpenting di seluruh instalasi WordPress. Pada file inilah sampeyan menentukan rincian untuk WordPress agar bisa terhubung dengan database. Jika sampeyan mengganti kata sandi root, atau password pengguna database, maka sampeyan perlu mengganti file ini juga. Hal pertama yang harus selalu diperiksa adalah jika semuanya ada di file wp-config.php sampeyan sama.

define('DB_NAME', 'database-name');
define('DB_USER', 'database-username');
define('DB_PASSWORD', 'database-password');
define('DB_HOST', 'localhost');

Ingat nilai DB_Host sampeyan mungkin tidak selalu menjadi localhost. Bergantung pada tuan rumah, akan berbeda. Untuk host populer seperti HostGator, BlueHost, Site5, ini adalah localhost.
Beberapa menyarankan agar mereka memperbaiki masalah mereka dengan mengganti localhost dengan IP server. Adalah hal yang biasa melihat masalah seperti ini saat menjalankan WordPress di lingkungan server lokal. Sebagai contoh pada MAMP, nilai DB_Host ketika diubah menjadi IP dan bekerja.

define('DB_HOST', '127.0.0.1:8889');

Periksa Webhost (MySQL Server)
Seringkali sampeyan akan melihat Error ini karena koneksi database saat situs diserbu dengan banyak lalu lintas. jadi masalah ini pada dasarnya server host tidak dapat menangani beban (khususnya saat website berada di shared hosting). website akan menjadi sangat lambat, lemot, berat dan bahkan beberapa pengunjung disuguhi kesalahan dan error-error. Jadi hal terbaik yang harus dilakukan adalah lakukan kontak dengan penyedia hosting sampeyan dan tanyakan apakah server MySQL sampeyan responsif?

Bagi sampeyan yang ingin menguji apakah server MySQL berjalan, sampeyan bisa melakukan beberapa hal. Uji situs lain di server yang sama untuk melihat apakah mereka mengalami masalah ini. Jika mereka juga mendapatkan error yang sama, maka yang paling pasti ada yang salah dengan server MySQL. Jika sampeyan tidak memiliki situs lain di akun hosting yang sama ini, cukup masuk ke cPanel dan cobalah mengakses phpMyAdmin dan hubungkan database. Jika dapat terhubung, maka kita perlu memverifikasi apakah pengguna database memiliki izin yang cukup. Buat file baru yang disebut testconnection.php dan paste kode berikut di dalamnya:

<?php
$link = mysql_connect('localhost', 'root', 'password');
if (!$link) {
die('Could not connect: ' . mysql_error());
}
echo 'Connected successfully';
mysql_close($link);
?>

Pastikan mengganti username dan password. Jika berhasil terhubung, berarti itu berarti pengguna SQL sampeyan memiliki izin yang cukup, dan ada hal lain yang salah. Kembali ke file wp-config untuk memastikan semuanya sudah benar (re-scan typos).

Jika sampeyan tidak dapat terhubung ke database dengan membuka phpMyAdmin, berarti Anda tahu itu ada sesuatu yang salah dengan server SQL. Ini tidak berarti server MySQL sedang down. Ini bisa berarti bahwa pengguna SQL tidak memiliki cukup izin.

Dalam kasus server MySQL saya sedang berjalan. Semua situs lain di server bekerja dengan baik. Ketika saya mencoba akses ke phpMyAdmin baru ketahuan ada kesalahan:

#1045 – Access denied for user ‘foo’@’%’ (using password: YES)

So, disini saya perlu melakukan kontak pada layanan hosting yang saya gunakan untuk mengijinkan koneksi database.

Cara Meningkatkan Batas Maksimum Upload dan Memori PHP di WordPress | Sampeyan sebenernya bisa melakukan semuanya dengan benar, tapi kadang-kadang WordPress masih menampilkan kesalahan-kesalahan, tapi nggak perlu khawatir. Ini bukan salah sampeyan dan gampang diperbaiki didalam sistem.

Secara default, WordPress memiliki batasan sederhana untuk mengupload gambar, video, dan file lainnya. Dan ini terkoneksi dalam jaringan yang sama untuk batas memori PHP sampeyan yang membantu menjalankan plugin dan script.

Jika sampeyan menjalankan website yang lumayan kuat dengan konten yang kaya, ini bisa menjadi masalah yang cukup besar bagi sampeyan bila batas tersebut tercapai. Mungkin sampeyan akan menemui kesalahan daalam meng-upload/mengunggah yang terlihat seperti ini:

The uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini

Jika batas memori telah tercapai, sampeyan mungkin mendapati error yang berbeda yang terlihat serupa dengan yang ini:

Fatal error: Allowed memory size of 12345678 bytes exhausted (tried to allocate 2345678 bytes) in /home/your-username/public_html/wp-includes/plugin.php on line 1000

Hal seperti ini kadang sedikit sulit untuk dibenerin, kadang-kadang tergantung pada setup server sampeyan, jadi mari kita coba melalui cara yang paling efektif untuk meningkatkan batas upload dan memori di server sehingga sampeyan bisa kembali ke aktifitas nge-blog seperti biasa.

Updating file php.ini

Jika Anda menggunakan webpanel (cPanel, Webuzo dll), buka bagian Files dan klik pada button File Manager. Pada file domain sampeyan pilih folder wp-admin dan cari file bernama php.ini atau php5.ini. Jika sampeyan tidak menemukannya, coba aja buat satu dengan mengklik tombol New File di pojok kiri atas. Namai file dengan php.ini dan klik tombol Create File.

upload_max_filesize = 1000M
post_max_size = 2000M
memory_limit = 3000M
file_uploads = On
max_execution_time = 180

M berarti megabyte. Ubah batas 1000M, 2000M dan 3000M menjadi nilai yang menurut sampeyan paling nyaman. Mengubah nilai max_execution_time akan membatasi jumlah waktu yang dihabiskan untuk memuat script dalam hitungan detik.


Dalam banyak kasus, nilai yang sampeyan masukkan harus lebih besar saatsampeyan menurunkan daftar dari baris satu sampai tiga. Upload_max_filesize harus yang terkecil sementara memory_limit harus yang terbesar. Median harus post_max_size.

Sebelum mengecek kembali untuk melihat apakah kesalahan telah hilang, hapus dulu cache browser sampeyan.

Jika sampeyan mengikuti petunjuk ini dan masih tidak berhasil, coba ganti nama file ke php5.ini. Setelah file terbuka, tambahkan atau edit baris berikut dan kemudian simpan dan tutup.

Edit file .htaccess
Jika dengan file php.ini trik tetep nggak jalan, coba edit file .htaccess sampeyan dan tambahkan atau edit kode berikut di bagian paling bawah:

php_value upload_max_filesize 1000M
php_value post_max_size 2000M
php_value memory_limit 3000M
php_value max_execution_time 180
php_value max_input_time 180

Mengedit kode ini mirip dengan file php.ini. Ubah nilai menjadi batasan yang paling sesuai dengan kebutuhan. Jangan lupa untuk menyimpan saat selesai dan menghapus cache untuk browser.

Mengubah File wp-config.php

Jika kedua hal tadi tetep nggak jalan juga, coba edit file wp-config.php yang berada di root» domain» wp-config.php, tambahkan yang berikut ke bagian paling bawah, tapi tepat sebelum garis "happy blogging":

define('WP_MEMORY_LIMIT', '3000M');

Jangan lupa untuk menyimpan saat selesai dan menghapus cache untuk browser.

Mengubah Batas di WHM (Web Hosting Manager)
Jika website-website sampeyan di-host di VPS atau dedicated server, sampeyan dapat mencoba mengubah batas upload dan memori di WHM.

Setelah login, masuk ke Server Configuration» Tweak Settings» PHP.

Gunakan nomor yang sama dengan yang Anda coba sebelumnya untuk mendapatkan hasil terbaik.

Masukkan nomor yang sesuai untuk sampeyan dan klik Save di bagian bawah halaman.

Selanjutnya, pindah ke Service Configuration» PHP Configuration Editor. Gulir ke bawah sampai sampeyan menemukan bagian inti memory_limit dan upload_max_filesize


Masukkan nilai yang sesuai dalam pengaturan sampeyan. Akhirnya, di bagian Options & Information, cari max_execution_time dan perbarui ke nilai yang sama dengan yang sampeyan coba di file php.ini dan .htaccess.

Simpan di bagian bawah halaman dan bersihkan cache browser sampeyan.

Jika sampeyan perlu mengunggah file berukuran besar sekali saja, sampeyan juga bisa mengupload file melalui FTP untuk menghindari masalah ini. Biasanya, file yang diunggah dengan FTP ke direktori /wp-content/uploads/ tidak ditampilkan di perpustakaan media (Media Library), namun plugin Media from FTP dapat mendaftarkannya ke perpustakaan hanya dengan beberapa klik. Ini adalah plugin yang diperbarui secara teratur dan kompatibel dengan pemasangan tunggal dan juga pada instalasi WordPress Multisite.

Telkom, Indosat, Telkomsel dan XL merupakan penyedia jasa layanan internet dan telpon yang paling banyak digunakan di Indonesia. Beberapa diantaranya memiliki layanan internet yang bisa dibilang murah sampai yang paling mahal.

Sayangnya, Telkom, Indosat, Telkomsel dan XL melakukan hal-hal yang sangat tidak terpuji dan sangat merugikan pelanggan (pengguna) sewaktu pengguna layanan hendak mengakses sebuah situs (website). Hal ini juga sangat merugikan di sisi pemilik website/blog karena tiba-tiba saat mengakses website/blog mereka sendiri muncul iklan-iklan yang memang tidak dengan secara sengaja kita pemilik website/blog memasang iklan tersebut. Hal seperti ini bisa di bilang sebagai pencurian traffic atau traffic jacking.

Komplain ke penyedia jasa layanan internet?! Percuma, bukan sekarang aja tapi udah banyak yang komplain bahkan mengajukan petisi di change.org, hasilnya?! ZONK! Malah sebaliknya, para penyedia layanan internet merasa ads injection adalah hak mutlak mereka karena kita sebagai user menggunakan layanan mereka sekalipun berbayar dan bukan gratisan. Ya, inilah wajah internet Indonesia.

Bagi Pengguna Internet
Beban iklan yang di reload juga lumayan, rata-rata diatas 100KB, siapa yang membayar atas beban sebesar itu dari sisi device pengguna?! tentunya kita sebagai pengguna layanan tersebut.


Pada saat script ini dimuat ke browser anda ketika anda membuka sebuah alamat website maka script akan melakukan 'pemanggilan' ke server iklan Telkom di u-ad.info (Telkom memiliki beberapa domain yang digunakan sebagai DNS server iklan termasuk u-ad.info dan uzone.id) untuk request dan mendapatkan iklan untuk ditampilkan. Ketika mendapat satu iklan yang tampil maka beban internet akan lebih banyak dari aset website yang sesungguhnya ditambah dengan yang diperlukan untuk menampilkan iklan kepada anda.


Pemilik Situs Web/Blog
Jika sampeyan memiliki website/blog dan monetizing dari iklan Google AdSense, Media.net dll, yakin, hal ini sangat menyakitkan bagi publisher, kenapa?!

Jika sampeyan menggunakan Google SDK IMA, maka jangan heran ketika sampeyan cek dan menemukan iklan-iklan yang tadinya muncul di web/blog tiba-tiba hilang dari halaman sampeyan. Script Telkom injection ini dapat mematahkan IMA (Interactive Media Ads) yang akhirnya iklan yang sesungguhnya yang seharusnya tampil di web/blog sampeyan jadi nggak muncul.

Berikut ini adalah contoh yang baru saja saya lihat di salah satu website.



Okay, untuk mengurangi kerugian kita sebagai pemilik website/blog, kita bisa menambahkan fitur untuk memblokir iklan-iklan suntikan yang dilakukan provider-provider internet salah satunya adalah dengan menambahkan/menginstall SSL untuk domain kita. Tapi untuk membeli sertifikat SSL juga akan menambah biaya tahunan lagi bukan? Rata² biaya sertifikasi SSL $88.99 per tahun, itupun kalau ada diskon :P Kalo lagi harga normal rata² mencapai $144.99 per tahun, biaya yang cukup lumayan terutama bagi blogger-blogger yang sedang berjuang untuk sekedar memperpanjang domain :D

Script ini merupakan buah karya temen, Murdani Eko, yang sebelum saya sharing disini udah saya mintakan ijin untuk men-sharing-nya.

Sebenernya cukup simple, dengan menambahkan elemen <!-- </body></html> --> pada bagian akhir HTML, maka hasil injeksi Telkom, Indosat, Telkomsel dan XL akan dianggap sebagai HTML comment, dan tidak akan dieksekusi oleh browser.

Pada WordPress tinggal kita tambahkan script di bawah ini pada file functions.php theme.

add_action('wp_footer', 'wpantitelkomads_footer', 99999);
function wpantitelkomads_footer() {
echo '<!-- </body></html> -->';
}

Juga tersedia versi WordPress plugins-nya jika sampeyan tidak mau repot-repot, bisa di download di sini.

AMP (Accelerated Mobile Pages) adalah Frameworks open-source yang memungkinkan browser dan aplikasi untuk memuat situs sampeyan dengan cepat pada perangkat mobile.

Pada website/blog berbasis WordPress, AMP telah aktif secara default. Sementara keuntungan utama pada Google AMP adalah mempercepat loading pada mobile, situs sampeyan akan muncul pada hasil pencarian di Google yang ditandai oleh badge AMP pada ponsel berbasis pencarian. FYI; Intinya Google akan lebih memprioritaskan halaman search result yang valid AMP (saja).

Website Pribadi/Situs Tersembunyi
Google AMP ini hanya tersedia untuk situs yang bersifat publik yang tidak memblokir crawler.


Customization AMP
Disini saya akan bahas bagaimana membuat website/blog kita valid AMP (Accelerated Mobile Pages) tanpa perlu mengubah tampilan web (theme) yang sudah ada.

  1. Plugin Accelerate Mobile Pages
    Download di AMP for WP - Accelerated Mobile Pages By Ahmed Kaludi, Mohammed Kaludi.
  2. Plugin Accelerate Mobile Pages by Automattic
  3. Sedikit berbeda dengan plugin diatas, plugin Accelerate Mobile Pages by Automattic ini merupakan fitur bawaan WordPress.com, jadi jika sampeyan memiliki blog di WordPress.com maka fitur ini sudah tersedia, tapi tidak tersedia pada WordPress seft-hosted. Download Accelerate Mobile Pages by Automattic. Untuk plugins yang ini tidak membutuhkan customization hanya perlu diaktifkan saja.

Setelah kedua plugins tersebut diatas sudah diinstall. Silahkan sampeyan atur di submenu AMP terutama plugins AMP for WP - Accelerated Mobile Pages By Ahmed Kaludi, Mohammed Kaludi.


Setelah selesai setting, sampeyan bisa melakukan test pada Google AMP Test di https://search.google.com/search-console/amp

Untuk melakukan cek pada bagian permalink harus ada text AMP, contoh:
www.domain.com/?amp => permalink,

*Noted:
*Untuk website/blog yang di-monetize (CPA, CPC, CPM) cek kembali dan biasanya akan membutuhkan coding² tambahan, karena yg harus di ingat bahwa AMP ini adalah sebuah frameworks diluar theme Wordpress yang sampeyan pakai.
**Jangan kaget jika mengaktifkan fitur AMP maka stats traffic (Histats.com, Statcounter.com, Google Analytics dll) sampeyan tiba² drop bahkan hilang, karena AMP berada diluar theme, yang artinya sampeyan perlu men-setup ulang script counter.
***Tidak recommended bagi website berbasis toko online yang menggunakan fitur e-commerce (Woo-commerce dsb), Linebot, WAbot dan sejenisnya, karena akan menghilangkan fitur-fitur seperti button dan checkout. Website toko online dengan CMS Wordpress akan lebih baik menggunakan bootstrap mobile-friendly theme, Android application ataupun iOS.


Google talah merilis update algoritma untuk Penguin 4.0, yang diklaim sebagai update yang terakhir, algoritma bersifat real-time diklaim menjadi mesin yang terbaik untuk saat ini.

Setelah hampir dua tahun dalam penantian, algoritma Penguin Google akhirnya diperbarui. Google Penguin 4.0 adalah rilis utama yang keempat. Dimana diklaim sebagai rilis terakhir dari versi Google Penguin. Seperti dilansir dari penjelasan Google, Penguin 4.0 berupa algoritma real-time yang diproses dalam algoritma pencarian inti.

Google Penguin adalah filter yang dirancang untuk menyaring website-website yang dianggap sebagai spam pada hasil pencarian Google dimana sistem spamming secara reguler mungkin tidak terdeteksi.

Google Penguin diperkenalkan pada tahun 2012 dan telah beroperasi secara periodik.

Dengan kata lain, algoritma filter pada Google Penguin akan berjalan dan menyaring website-website yang dianggap spammy. Website-website tersebut akan tetap dikenakan penalty bahkan sampai waktu tertentu berikutnya bahkan bisa berbulan-bulan.

Update terakhir Penguin adalah Penguin 3.0, terjadi pada 17 Oktober 2014. Website-website yang terkena pinalty menunggu hampir dua tahun untuk kesempatan lepas dari penalty Penguin.

Dengan rilis terbaru, Penguin menjadi real-time. Seperti recrawls dan reindexes pada halaman Google — yang terjadi terus-menerus — halaman tersebut akan dinilai oleh Penguin filter. Halaman akan tertangkap dan atau dibebaskan oleh Penguin sebagai bagian dari proses ini.

Google Penguin 4.0 juga menjadi lebih khusus pada sebuah halaman tertentu, tidak hanya menyeluruh pada sebuah website saja.

Versi sebelumnya, Penguin adalah penalty secara menyeluruh pada sebuah website. Jadi, apakah yang "lebih rinci" tersebut merupakan halaman-spesifik? Ya dan tidak, tampaknya.

Google tidak akan mengkonfirmasi depersonalisasi
Google juga mengatakan dengan update Google Penguin ke 4.0 ini, tidak lagi akan mengkonfirmasi pembaruan Penguin selanjutnya. Hal tersebut sangat masuk akal. Karena itu merupakan sebuah proses yang konstan, tidak ada wantuk untuk mengkonfirmasi.

Google tidak memberitahu berapa lama mungkin diperlukan untuk mengupdate SERP website Anda, tapi saya sendiri menduga bahwa ini akan menjadi peroses yang lama, cuman masalahnya adalah jika Google secara teratur mengunjungi kembali halaman Anda, maka Anda mungkin melihat perubahan yang cepat. Tetapi jika Google datang ke situs Anda lebih jarang, jelas akan memakan waktu lebih lama.

Perform

video

Feature

Cat-5

Cat-6